website statistics
Home » Opini » Calon Mahasiswa, Orang Tua dan SNMPTN
Calon Mahasiswa, Orang Tua dan SNMPTN

Calon Mahasiswa, Orang Tua dan SNMPTN

Jumat, 10 Mei 2012 ketika jam 11 siang, diajak teman untuk nemani dia ke Bank Mandiri mentransfer uang. Disaat masuk ke Bank Mandiri dan mengambil slip transfer uang, ketika itulah saya melihat kebingungan antara Pak Satpam dengan Bapak yang berbaju seragam perusahaan tambang (Orang Tua). Kebingungan ini terjadi ketika Bapak yang berbaju seragam perusahaan tambang itu mengisi slip pembayaran pendaftaran SNMPTN ujian tertulis tahun 2012. Bapak itu bingung dalam pengisian jurusan di slip pembayaran, dan perlu anda ketahui pemilihan jurusan pada SNMPTN ada 3 yaitu IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) dan IPC (Ilmu Pengetahuan Campuran). Bapak itu bingung mau menulis jurusan IPA atau IPC karena anak (Calon Mahasiswa) beliau memilih program studi ada 2 yang menurut bapak itu berbeda jurusan (padahal tidak) . Dan Pak Satpam juga kebingungan menjawab pertanyaan bapak tersebut soal приглашения на свадьбу.

Mendengar percakapan antara Pak Satpam dan Bapak (Orang Tua) tersebut, akhirnya saya mencoba menanyakan kepada teman karena saya tidak yakin tentang pendaftaran SNMPTN. Mendengar percakapan saya dan teman, Pak Satpam menyela dan menanyakan “Mas, beda IPA, IPS dan IPC apa?” Lalu saya mencoba menjawab “IPA itu hubungan dengan eksakta, IPS itu hubungannya dengan non-eksakta, sedangkan IPC adalah gabungan pemilihan program studi dari IPA dan IPS”.

Dan Orang Tua itu menanyakan “Anak saya mau kuliah di Arsitektur jadi saya harus nulis di slip ini, IPA, IPS, atau IPC?” Dan aku pun menjawab “Itu tulis IPA aja pak” Lalu nanya lagi aku “Pak, selain milih Arsitektur, pilih program studi apa pa?” Dan Orang Tua itu menjawab “Pilih Teknik Kimia” Jawab aku lagi “Nah, itu nulis IPA aja deh pak”.

Setelah itu Orang Tua menulis lagi di slip dan sesekali sambil nelpon (kemungkinan anak beliau yang merupakan calon mahasiswa). Pada saat itu, Pak Satpam cerita bahwa kurangnya sosialisasi panitia SNMPTN terhadap Bank Mandiri sebagai tempat pembayaran resmi SNMPTN. Jadi, pak Satpam sempat kebingungan ketika ditanyakan masalah IPA, IPS dan IPC.

foto Calon Mahasiswa, Orang Tua dan SNMPTN   1x1.transOleh karena itu, saya mengambil pelajaran dari cerita saya ini:

  • Untuk mendaftar SNMPTN, diharapkan yang aktif adalah Calon Mahasiswa (anak) dan Orang Tua sebagai pendamping. Keaktifan calon mahasiswa diperlukan untuk penyadaran diri akan tanggung jawab dirinya. Jujur saya dulu saat mendaftar ulang kuliah memang di dampingi orang tua, dan saya rasakan adanya pengembangan diri saya dalam satu tahap yaitu kemandirian, walaupun masih di dampingi orang tua. Memang ada teman yang mendaftar SNMPTN sendiri saja. Tapi, diharapkan bagi calon mahasiswa-lah yang aktif dalam pendaftaran untuk masuk kuliah.
  • SNMPTN merupakan sistem pendaftaran masuk perguruan tinggi negeri yang mencakup seluruh Indonesia. Karena ini adalah sistem yang dibuat online, masih banyak warga Indonesia bingung tentang sistem ini. Disarankan kepada Calon Mahasiswa untuk teliti dalam pengisian formulir pendaftaran dan sebagainya. Karena jika ada kesalahan, disarankan untuk menghubungi panitia SNMPTN setempat.

Semoga berguna dengan tulisan yang saya buat. Salam Blogger Banua.

One comment

  1. Zahra Sukhma H.

    makasih atas penjelasannya..
    saya jadi tahu sekarang..
    :)

Tinggalkan Komentar Anda di Sini