website statistics
Home » Banuaku » Mamanda; Teater Tradisi Langka

Mamanda; Teater Tradisi Langka

Beberapa pemain berpakaian adat banjar. Berdiri di atas panggung yang didekorasi dengan identitas banjar atau menggambarkan kehidupan kerajaan di jaman dulu. Mereka berdialog dengan bahasa banjar kadang terdiam sambil berpikir tentang sebuah permasalahan yang mereka hadapi dengan lakon-lakon yang bermacam-macam. Sesekali para penonton tertawa karena melihat lakon atau mendengar apa yang para pemain lakukan. Mungkin itulah sekilas gambaran permainan di atas panggung dalam cerita mamanda.

Banyaknya kesenian yang berkembang di Kalimantan Selatan dari kesenian dari daerah luar dan modern menjadi tantangan bagi mamanda sebagai teater tradisi local untuk tetap bertahan disamping pesatnya kemajuan teknologi yang membawa saingan baru terhadap mamanda seperti bioskop, sinetron televisi, film-film atau media hiburan lainnya.

Sedikit banyaknya pengaruh dari kebudayaan luar ikut mempengaruhi. Hal ini bisa menjadi positif seperti berkembangnya penampilan mamanda yang bisa dipadukan dengan penataan tempat, panggung, artistic, pencahayaan atau lighting sehingga tidak selalu lagi dipentaskan dengan keterbatasan persiapan dan tentunya ini menjadi lebih membantu perkembangannya. Selain itu juga kemoderenan bisa menjadi pengaruh yang mengakibatkan kuantitas atau banyaknya penampilan menjadi menurun. Ini disebabkan banyaknya saingan dari hiburan bagi generasi yang memecah perhatian terhadap seni budaya khususnya seni budaya lokal.

Silahkan baca selanjutnya dalam Bahasa Inggris di Trips in Borneoย  (Mamanda; Rare Theatrical Tradition)

 

 

 

 

2 comments

Tinggalkan Komentar Anda di Sini