Parlemen Inggris Usul BlackBerry Messenger Diblokir

London – BlackBerry Messenger (BBM) sedang jadi buah bibir di Inggris karena digunakan para perusuh untuk mengorganisir pengrusakan. Seorang anggota parlemenpun meminta layanan BBM diblokir dulu di Negeri Ratu Elizabeth itu.

David Lammy, anggota parlemen dari Tottenham, wilayah di mana kerusuhan dimulai menilai BBM telah disalahgunakan oleh para perusuh. Apalagi layanan ini terenskripsi melalui server RIM sehingga polisi kesulitan mengakses jika ingin melakukan penyelidikan.

“Ini (BBM-red) adalah salah satu alasan mengapa kriminal bisa mengakali polisi. BBM itu berbeda karena layanan ini terenskripsi dan polisi tidak bisa mengaksesnya,” tutur Lammy yang detikINET kutip dari Reuters, Rabu (10/8/2011).

Kerusuhan di Inggris memang cukup parah, di mana toko-toko dijarah dan bangunan-bangunan dibakar. Kerusuhan bahkan meluas sampai kota Birmingham dan Liverpool. Nah, BBM dinilai memudahkan para perusuh untuk melakukan aksi bar-bar tersebut.

Research in Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry sejatinya sudah bersedia bekerja membantu polisi Inggris mengusut kerusuhan di London. Namun mereka menolak menjelaskan dalam wujud apa bantuan tersebut diberikan.

Usulan untuk menutup layanan BBM di Inggris ini mendapat tanggapan beragam. Di satu sisi, pemblokiran BBM dipandang riskan karena layanan ini populer di Inggris dan punya basis massa cukup luas. Terlebih cukup banyak orang membutuhkannya, misalnya kalangan pebisnis.

“Memang ada pilihan untuk mematikannya. Namun BBM populer dan memiliki basis massa yang besar di Inggris,” ucap Geoff Blaber, analis di CCS Insight. Secara global, BBM saat ini dipakai oleh 45 juta user aktif.

Tinggalkan Komentar Anda di Sini