Penampilan Barcelona Selama Paruh Musim

Untuk kali pertama dalam empat musim terakhir, Barcelona tidak berada di puncak klasemen sementara LIGA BBVA (Spanyol) saat memasuki paruh musim. Barcelona tertinggal lima  poin dari Real Madrid dn hanya berada di peringkat kedua pada pekan ke-20.

Berikut ini penilaian penampilan Barcelona selama paruh musim 2011-2012:

  • Kelebihan. Gaya bermain dengan mendominasi penguasaan bola masih sulit ditaklukkan oleh lawan-lawan mereka. Terlebih setiap pemain sangat paham ke arah mana rekannya akan bergerak sehingga aliran bola pun sangat jarang tersendat. Dan Barcelona menjadi satu-satunya tim yang belum pernah terkalahkan di kandang sendiri. Ini bisa menjadi modal penting di laga kandang yang krusial melawan Real Madrid, 22 April nanti.
  • Kelemahan. Meski menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit (11 gol), pertahanan Barcelona bukan tanpa cela. Sejumlah hasil seri yang diraih berawal dari kurang solidnya pertahanan Barcelona yang musim ini sering ditinggalkan duet Carles Puyol-Gerard Pique. Dalam lima hasil seri, duet Puyol-Pique hanya bermain saat melawan Espanyol (8/1)
  • Solusi.Langkah yang dilakukan Pep Guardiola adalah memberi latihan bertahan yang lebih banyak kepada Javier Mascherano dan Sergio Busquets di setiap sesi latihan. Pasalnya, keduanya bisa diandalkan sebagai bek tengah ketika Carles Puyol dan Pique tak bisa dimainkan. Keduanya juga harus lebih memahami cara bertahan yang berbeda ketika menggunakan 4-3-3 atau saat bermain dengan 3-4-3.
Barcelona

Sedangkan pemain Barcelona yang dalam performa terbaik dan terburuk adalah:

  • Terbaik. Francesc Fabregas. Sungguh jitu pilihan Barcelona untuk membawa pulang Francesc Fabregas meski harus merogoh kocek hingga 29 juta euro pada Agustus lalu. Tanpa banyak kesulitan, Fabregas segera menyatu dengan gaya bermain tim yang sudah dikenalnya saat remaja. Dia pun langsung menjelma menjadi andalan Barcelona dalam mencetak gol. Fabregas telah berkembang menjadi gelandang paling subur di Barcelona musim ini. Bahkan tak hanya menjadi penyumbang gol terbanyak kedua (sembilan gol) setelah Lionel Messi, dia juga beberapa kali mencetak gol yang menyelamtkan Barcelona dari kekalahan. Contohnya pada laga kontra Valencia (21/9/11) dan Espanyol (8/1). Dengan demikian, ketergantungan Barcelona terhadap Barcelona bakal semakin besar pada paruh kedua. Penampilannya yang cukup konsisten serta bisa dimainkan di beberapa posisi berbeda menjadi modal bagi Fabregas untuk terus mendapat kepercayaan Pep Guardiola.
Francesc Fabregas
  • Terburuk. David Villa. Musim 2011-2012 bukan musim yang penuh keberuntungan bagi David Villa. Striker baru 1,5 musim berkostum Barcelona ini seolah kehilangan taji. David Villa yang biasa menjadi starter sepanjang musim lalu, kini tak lagi sering dipercaya Pep Guardiola. David Villa hanya bermain delapan kali sebagai starter dan tujuh kali sebagai pengganti pada musim ini. Akibatnya, jumlah gol yang dikoleksi David Villa pun menurun tajam. Kalau musim lalu suskes mencetak 14 gol hingga pekan ke-18, musim ini dia hanya bisa mengoleksi lima gol saja. Tak ada separuh dari torehan paruh pertama musim lalu. Padahal butuh 40 juta euro untuk mendatangkan David Villa dari Valencia musim lalu. Kondisi semakin buruk ketika dia mengalami retak tulang kering saat bermain di FIFA CLUB WORLD CUP 2011. Dengan kemungkinan baru bisa bermain sekitar Mei, David Villa seolah sudah divonis tak akan bisa menambah torehan golnya musim ini. Benar-benar bukan sebuah musim yang baik bagi David Villa.

    David Villa

Sumber Berita: Tabloid Soccer

Sumber Foto: http://www.fcbarcelona.com

Tinggalkan Komentar Anda di Sini