Salah Satu Ritual Di Jepang

Minum teh di Jepang telah menjadi ritual tersendiri, yang menunjukkan penghormatan yang tinggi terhadap tamu yang datang berkunjung. Dilihat dari sejarahnya, tradisi ini merupakan wujud dari prinsip-prinsip estetika maupun spiritualitas ajaran Zen Buddhisme.

 

Perkembangan teh di Jepang sendiri diperkirakan dimulai pada tahun 1191 dimana Seorang China bernama Eisai mengenalkannya di kuil-kuil Jepang sebagai obat. Sedangkan dari sisi ritualnya itu sendiri baru dimulai pada abad ke-9 berdasarkan filosofi Tao. Di Jepang, ritual ini dikenal juga dengan nama “jalan teh”.

 

Ritual jalan teh yang resmi ini berlangsung hingga empat jam. Dimulai ketika para tamu berkumpul di sebuah ruangan sambil melihat taman halaman rumah yang tenang kemudian prosesi selanjutnya adalah mencuci tangan dan mulut mereka di wastafel yang terbuat dari batu. Setelah itu mereka biasanya duduk berlutut pada bagian pintu yang rendah sebagai bagian dari kesetaraan. Tuan rumah kemudian menambahkan arang ke api lalu makanan disajikan di depan para tamu, yang diiringi dengan sebuah teh kental terlebuh dahulu. Mereka meminumnya dalam mangkuk yang sama sebagai bentuk filosofi dari semangat persaudaraan, yang akhirnya ritual ini diakhiri dengan teh tipis.

 

Ritual minum teh orang Jepang ini biasanya bisa kita saksikan di film-film Jepang baik itu zaman dahulu maupun masa kini. Orang jepang ini sendiri biasanya merupakan orang yang kuat dalam memegang tradisi leluhurnya sehingga ritual semacam ini masih banyak kita jumpai di negara tersebut. Dilihat dari filosofinya, rakyat Jepang tampaknya memiliki ikatan persaudaraan yang kuat dengan sesamanya.

Tinggalkan Komentar Anda di Sini