Sentra Bisnis Desa dan Kota

Business Center mempunyai standarnya sendiri-sendiri, bisa kita sebut begitu karena tergantung kepada bentuk pusat bisnis dan bidang bisnis yang menghuni pusat bisnis tersebut. Contoh, dalam sebuah sentra bisnis di pedesaan hanya ada beberapa ruang yang difokuskan untuk kelancaran produksi.  Sedangkan di daerah perkotaan, sebuah sentra bisnis bisa lebih beragam dan mempunyai fasilitas baik yang berkaitan dengan bisnis perusahaan yang bernaung di dalamnya, maupun tidak berkaitan sama sekali. Di sebuah pedesaan, sentra bisnis digambarkan dengan gabungan beberapa pengusaha rumahan yang mengandalkan tenaga dari beberapa penghuni desa untuk bekerja dan begitu juga dengan usaha yang lain yang juga menumpang. Pemanfaatan dan penyewaan dibagi bersama-sama.

 

Lain halnya dengan perkotaan, selain bentuk fisik dari gedung lebih ke atas, tidak berbentuk rumah seperti pedesaan. Sentra bisnis di perkotaan juga menawarkan kemudahan dan prestise bagi beberapa perusahaan yang menyewa tempat. Beberapa ruang pendukung juga disiapkan untuk sentra bisnis yang berbentuk gedung ini, seperti auditorium untuk pertemuan dan jamuan. Dari ukuran paling kecil hingga ukuran paling besar.  Bukan hanya itu, tambahan dari sentra bisnis yang terletak di perkotaan adalah ketersediaan tempat yang memenuhi gaya hidup penghuninya. Seperti restoran. Salon, spa, tempat olahraga, supermarket, atm dan beberapa tempat yang memancing orang untuk datang berkunjung ke business center tersebut.

One Comment

Leave a Reply

Tinggalkan Komentar Anda di Sini