Tanjung Bira, Lautan Sebening Kaca dari Sulawesi Selatan

Tanjung Bira, Lautan Sebening Kaca dari Sulawesi Selatan

Mungkin bagi beberapa para traveler, nama kabupaten Bulukumba masih terdengar asing di telinga. Padahal, kabupaten yang secara administratif terletak di provinsi Sulawesi Selatan ini menyimpan potensi wisata yang indah. Kabupaten Bulukumba memiliki pantai memesona dengan air yang sangat jernih seperti kaca bernama Tanjung Bira. Lokasinya berada sekitar 200 km atau 5 jam dari Makasar.

Tanjung Bira, Lautan Sebening Kaca dari Sulawesi Selatan

http://www.telusurindonesia.com/wp-content/uploads/2015/01/tanjungbira4.jpg

Banyak aktifitas traveling seru yang bisa kamu lakukan di Tanjung Bira. Pantainya yang berpasir putih nan halus, sangat cocok dan nyaman untuk dipakai berjemur atau taning hingga sore. Hamparkanlah selembar tikar di tempat yang tidak terkena matahari langsung dan nikmatilah hangatnya suasana pantai Tanjung Bira yang bercampur dengan aingin yang sejuk.

Saat matahari berada tepat di atas kepala, jernihnya air laut di pantai Tanjung Bira seolah menggodamu untuk menyeburkan diri di sana. Warna air laut yang jernih itu akan terlihat semakin cantik kala sinar matahari masuk menembus sampai ke dasar laut yang dangkal. Saking jernihnya, kamu bisa melihat kehidupan yang ada di dasarnya. Ombak di pantai pun tergolong cukup ramah dan tidak sebesar dan setinggi  seperti ombak yang ada di Banyuwangi, Bali, kepulauan Banyak, Lampung, atau pantai lain di tepi Samudra Hindia yang notabene sering digunakan untuk olahraga surving.

Belum cukup sampai disitu, Tanjung Bira punya tetangga yang tak kalah cantik. Jaraknya hanya sekitar 5 km. Pantai itu bernama Bara-Bara. Pantai Bara-bara hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Akses menuju ke pantai Bara-Bara pun cukup sempit dan bergelombang. Secara umum, pantai Bara-Bara memiliki pemandangan yang serupa dengan pantai Tanjung Bira. Lautnya jernih, pasirnya halus, dan bersih. Bedanya, patai Bara-Bara masih jarang dikunjungi orang-orang. Jadi pantai ini terasa lebih sepi, tenang, dan nyaman. Pantai Bara-Bara sangat cocok untuk dikunjungi dan ditinggalkan sebelum matahari terbenam.

Saat malam sudah tiba, beristirahatlah di pantai Tanjung Bira. Di sini fasilitasnya sangat lengkap. Ada villa, bungalow, restoran, dan lainnya. Usahakan janga sampai kamu tidur terlalu pagi sampai membuat kamu terlambat bangun di keesokan harinya. Karena di hari berikutnya, ada aktifitas seru lainnya yang sudah menanti, yaitu snorkling.

Aktifitas ini tidak dilakukan di Tanjung Bira. Kamu harus terlebih dahulu menyebrang ke pulau Kambing dan Liukang Loe yang berjarak beberapa menit dari Tanjung Bira. Untuk mencapai kedua pulau tersebut, kamu bisa menyewa sebuah boat dengan harga sekitar Rp 300.000-500.000.

Biasanya, pulau Kambing menjadi destinasi yang pertama. Dibanding pulau Liukang Loe, jarak menuju pulau Kambing dari Tanjung Bira sedikit lebih jauh. Di pulau ini, kamu tidak akan melihat hamparan pasir halus seperti yang ada di pantai Tanjung Bira. Tepi pantai pulau Kambing lebih banyak dipenuhi batuan besar, mirip seperti yang ada di pantai Batu berlayar di Belitung. Tapi batuan ini justru membuat pulau Kambing terlihat semakin eksotis, terutama saat matahari menyinarinya di tengah hari. Pulau ini sangatlah sepi karena memang tidak ada penduduk yang tinggal di sana. Menurut informasi setempat, sejak jaman dulu pulau ini memang hanya digunakan untuk mengembala kambing. Inilah alasan kenapa pulau ini dinamakan pulau Kambing.

Untuk melakukan snorkling  di pulau Kambing. Kamu tidak perlu meminta kapal agar menepi di pantai. Biasanya, kapal akan menurunkan jangkar beberapa meter dari bibir pantai. Di sanalah spot terbaik untuk menyelam.  Air laut di pulau Kambing sama jernihnya dengan yang ada di pantai Tanjung Bira. Pun dengan kondisi air di Liukang Loe. Sejak berada di permukaan, kamu sudah bisa melihat sampai ke dasarnya. Terumbu karang di sini cukup beragam. Spesies yang hidup di dalamnya didominasi ikan-ikan kecil nan colorfull yang lucu. Terkadang, penyu pun akan muncul sambil berenang dengan anggun. Bahkan ‘Patrick Star’ si bintang laut pun ada di sana.

Namun tentunya, kamu pun wajib menepi ke kedua pulau ini setelah puas melakukan snorkling. Berpetualang di Liukang Loe dan pulau Kambing akan jadi momen menyenangkan yang sulit dilupakan. Di Liukang Loe, kamu pun bisa menikmati halusnya pasir pantai sambil beristirahat setelah berjam-jam beraktifitas di dalam air.

Jangan heran jika saat berada di tanjung Bira, kamu bertemu dengan bule-bule dari berbagai negara. Ini karena Tajung Bira sudah memiliki paor di luar negeri. Naun tak perlu khawatir, wisatawan lokal Indonesia pun cukup banyak di sana.

Untuk mencapai Tanjung Bira, dibutuhkan perjalanan selama sekitar 30-50 menit dari pusat Bulukumba. Kalau kamu berasal dari luar Sulawesi, berarti kamu harus mencari tiket pesawat termurah menuju Makasar terlebih dahulu. Dari Makasar, perjalanan darat yang cukup panjang akan ditempuh menggunakan transportasi umum menuju Bulkumba, lalu dilanjutkan dengan moda transportasi serupa ke Tanjung Bira. Meskipun perjalanan darat ini cukup jauh, tapi kamu tiak akan terlalu merasa lelah karena eksotisnya pemandangan Sulawesi akan selalu menemanimu di perjalanan. Kalau kamu membutuhkan tiket pesawat ke Mkasar dengan harga terbaik, kamu bisa cari tiket promo pesawat di Reservasi.com. Selain menawarkan harga terbaik, Reservasi juga bisa membuat traveling-mu menjadi lebih mudah.

Tinggalkan Komentar Anda di Sini