Jangan Berikan Bahasa Tubuh Seakan Terburu-Buru Untuk Menjual Rumah

rumah dijual di Jakarta

Bahasa-bahasa penarik perhatian seperti yang dimiliki oleh orang-orang yang bekerja di dunia marketing tentu saja sangat dibutuhkan untuk anda yang ingin menjual rumah dijual di Jakarta anda. jika anda  adalah salah seorang yang menjual rumah di kawasan bandung misalnya, rumah disana tentu memiliki harga jual yang tinggi dan anda harus memastikan kepada calon pembeli rumah jika mereka tidak salah mengeluarkan biaya yang besar untuk membeli rumah anda.

Bagaimana cara memastikan calon pembeli bahwa mereka tidak salah berinvestasi dengan membeli rumah anda ? tentu saja dengan menjelaskan bahwa rumah anda memiliki lokasi yang akan terus berkembang, akan terus ada fasilitas-fasilitas baru kedepannya. Jika anda mendapatkan berita akan ada mall misalnya, meskipun itu hanya rumor namun katakana saja kepada pembeli untuk sekedar menarik minatnya.

Jelaskanlah kepada calon pembeli bahwa rumah yang berada di kawasan atau daerah yang terus berkembang akan membuat harga rumah dari tahun ke tahun meningkat drastis. Nah, dari sini calon pembeli akan mempertimbangkan untuk membeli rumah anda atau tidak. Jika mereka mengatakan, “ coba ya pikirkan kembali ya pak.” Atau kata-kata sejenisnya, maka anggap saja Ia sebagai cadangan untuk anda bisa memiliki space untuk mencari pembeli yang lainnya.

Jangan berikan bahasa tubuh seakan anda buru-buru dalam menjual rumah anda. hal ini bisa dimanfaatkan oleh calon pembeli untuk memberikan harga sadis atau harga yang sangat tidak anda inginkan. Jangan berikan kata-kata kunci yang menjerumus seperti jual cepat, butuh uang, karena kondisi akhirnya menjual, anda harus pandai memposisikan diri meskipun dalam kenyataannya anda memang benar-benar butuh.

Usahakan menjadi diri yang berwibawa dan juga berbicara secukupnya. Lontarkan beberapa kata promosi di sela waktu calon pembeli sedang melihat-melihat bagian tertentu di rumah anda. Dan yang paling penting bersihkan rumah anda agar anda lebih mudah serta tenang ketika berhadapan kepada calon pembeli. Patoklah harga yang anda inginkan, setelah itu pasang harga sedikit besar diatasnya agar ketika ada negosiasi anda bisa mendapatkan harga sebenarnya yang memang anda inginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.