Perbedaan Antara Diabetes Basah dan Diabetes Kering

Perbedaan Antara Diabetes Basah dan Diabetes Kering

Banyak orang sudah terbiasa mengkategorikan penyakit diabetes dalam dua tipe yaitu tipe kering dan tipe basah. Sesuai dengan namanya kedua tipe penyakit diabetes ini memang berbeda. Namun demikian, di dalam dunia medis tidak terdapat istilah diabetes kering maupun diabetes basah, sebagaimanay pembahasan di https://www.guesehat.com/benarkan-ada-diabetes-kering-dan-basah.

Kemunculan istilah diabetes basah dan kering ini dilihat berdasarkan kondisi penderita diabetes itu sendiri. Di dalam masyarakat, diabetes juga dikenal dengan penyakit kencing manis dan penyakit gula. Perbedaan kondisi tersebut sebenarnya disebabkan oleh bedanya kadar gula yang terdapat dalam darah penderita diabetes.

Berdasarkan GueSehat, diabetes kering terjadi pada penderita diabetes dengan kadar gula yang lebih rendah, yang mana ketika mengalami luka akan lebih cepat kering dan sembuh. Sedangkan diabetes basah terjadi [ada penderita dengan kadar gula darah yang tinggi, yang mana ketika ada luka, akan lebih susah untuk sembuh.

Namun demikian, memang di dalam istilah medis, tidak digunakan istilah diabetes kering dan diabetes basah. Seperti yang dijelaskan di Gue Sehat dalam istilah medis hanya dikenal tiga tipe diabetes, yaitu diabetes gestasional, diabetes tipe 1, dan diabetes tipe 3. Sementara itu, diabetes kering dan basah merujuk pada kondisi luka yang dialami oleh penderita diabetes. Untuk luka yang kering, dikenal dengan diabetes kering dan untuk luka yang berbentuk basah dan biasanya disertai dengan nanah, dikenal dengan diabetes basah.

Perbedaan Diabetes Basah dan Kering

Luka yang terjadi pada penderita diabetes kering disebabkan oleh rusaknya pembuluh darah akibat hiperglikemia yang berkepanjangan. Sehingga, sirkulasi darah menjadi terganggu dan luka menjadi sulit untuk disembuhkan.

Kondisi ini juga menyebabkan terhambatnya aliran oksigen dan nutrisi ke jaringan yang luka, yang menyebabkan luka susah sembuh dan dapat menyebar ke jaringan yang lain. Penderita diabetes kering biasanya memiliki tubuh yang semakin kurus, karena lemak tubuhnya sudah diubah menjadi energi.

Sementara itu, diabetes basah adalah kelanjutan dari diabetes kering dan merujuk ke diabetes tipe 2, seperti dilansir di Gue Sehat. Perbedaannya adalah pada penderita diabetes basah, kadar glukosa yang berada dalam darah  lebih tinggi dibandingkan dengan kadar gula pada penderita diabetes kering. Diabetes banyak terjadi di kalangan usia lanjut yang memiliki kelebihan berat badan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.